Sergai,
Adapun acara pemberkatan pernikahan berjalan dengan hikmah yang di laksanakan di gedung Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesia (GSPDI) Simpang Empat Kampung Belidaan kec Sei Rampah kab Sergai pukul 11 00 WIB sampai dengan selesai, Sabtu 21 Peb 2026.
Acara tersebut dimulai ibadah dan dilangsungkan sakramen pemberkatan pernikahan yang di pimpin oleh Pdt Hisar Gurning S.Th . Dalam pemberkatan nikah Beliau mengusung Thema : Rumah Tangga Diatas Fondasi kasih (COM).
Dalam acara ini beliau mengatakan dasar pernikahan kristen adalah Kasih kristus adalah dasar hidup suami instri.
Efesus 5:22-23, 25 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya, ujarnya.
COM, Comitmen, Open /terbuka, Memberi/memberi diri, ucapnya.
I. INTI KASIH DALAM RUMAH TANGGA
1 Korintus 13:4-8 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Alkitab adalah relepan untuk membangun rumah tangga yang harmonis, ujarnya.
1. Sabar & murah hati suami istri saling bersabar terhadap kelemahan pasangan dan murah hati dalam mengampuni
2 Tidak Egois. Kasih tidak mencari keuntungan sendiri, melainkan memikirkan kebahagiaan bersama.
Salah satu kehancuran rumah tangga adanya mementingkan diri sendiri,egois
3 Tidak menyimpan kesalahan. Tidak mengungkit-mengungkit masa lalu atau kesalahan masa lalu yang sudah diampuni
Salah satu yang mengakibatkan perceraian adalah mengungkit- ungkit masa lalu sehingga tidak ada kerukunan dalam rumah tangga
II. MERAWAT KASIH DAN KESETIAAN
1) Berdoa dan belajar firman bersama
Alkitab mencatat mengenai hubungan suami istri, 2 Korintus 6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Pasangan yang seimbang adalah suami mengasihi isteri dan isteri tunduk kepada suami, ungkapnya
2) Menjaga komitmen
Dalam menjaga komitmen bukanlah hal yang gampang dilakukan namun menjadi pergumulan yang luar biasa bagi kedua pihak mempelai pria dan wanita.
3) Menunjukkan perhatian bersama.
Dalam menunjukkan perhatian satu dengan yang lain akan membangun kebahagian dalam rumah tangga mu, Karena banyaknya rumah tangga gagal dan berahir kepada perceraian dikarenakan tidak adanya kasih atau kasih sudah kandas ujarnya.
Maka kita semua orang yang lebih senior dalam rumah tangga harus menunjukkan contoh yang baik bagi kedua mempelai atau keluarga baru ini, ungkapnya.






















































