Tapanuli Selatan – Salah satu warga tapteng mengalami hal tidak diinginkan, naas menimpa Nata laoly, menjadi salah satu korban penipuan dari undian hadiah kredit bni 06/07/2026 sekitar pukul 15,00 Wib.
Hal ini terungkap ketika nata laoly buat pengajuan permohonan pinjaman kur di bri,Namun sangat disayangkan permohonan tersebut tidak bisa karna ada kredit atau tunggakan yang blom dibayarkan hingga nata laoly pun heran. ” iyah saya juga gak tau kenapa tiba-tiba ada utang saya namun uang seribu perakpun tidak saya pakai atau saya ambil” tegas nata laoly ke awak media.
“Bahkan saya heran ketika pihak BNI mengecek nama saya dan bukan hanya saya ada 3 org yg tergolong di akun bni saya tersebut,” tambahnya
Tak putus asa Nata Laoly pun melaporkannya ke polsek terdekat atau Polsek sibabangun, dan pihak polsekpun mengarahkannya ke BNI terdekat yaitu di BNI batangtoru.
Pihak bni menyambut langsung bersama 2 orang awak media yg ikut menemani Nata laoly di bni batangtoru sekitar pukul 14.00 usai jam istirahat. Nata laoly menjelaskan semua apa yang telah dia alaminya dan hingga kepala cabang BNI batangtoru menyimpulkan bahwa Nata laoly tidak di tipu oleh pihak bni malainkan kenak tipu via link atau by call ” iyah memang ada itu dari pusat BNI tawaran merketing kredit, namun kalau hadiah tidak pernah ada by call,” ujar mertua lubis.
” Dan seandainyapun ada hadiah dari BNI, itu langsung di panggil atau pegawai bni sendiri yang kontak langsung dengan penerima hadiah.” Tutup mata lubis.
Hal tersebut menjadi pelajaran penting dan ini salah satu peringatan kepada seluruh masyarakat agar tidak sembarangan memberikan data atau menerima tawaran baik hadiah mau apapun dari orang yang tidak dikenal.
(IZ)






















































